Oleh Hasan Aspahani Sebelum tintamu menjadi darah, kata-kataakan tetap sebagai bunyi; kebisingan laindi tengah hingar-bingar dunia: Deru mobilguntur meriam dan gunjing murah koran got (Saini KM …
Mengapa penguasa yang tak tahan ditertawakan selalu punya masalah dengan kartunis. Oleh Hasan Aspahani “A political cartoon is a barometer of freedom. That’s why dictators hate …
Dan bahasa, seperti jejak di pasir, mungkin saja suatu hari terhapus. Tetapi selama jejak itu masih terbaca, selama masih ada seseorang yang berhenti dan memperhatikannya, …
Kita membaca biografi bukan semata-mata untuk mengetahui siapa melakukan apa. Kita membacanya untuk memahami manusia. Kita membaca novel bukan semata-mata untuk mengetahui apa yang terjadi …
Membaca intertekstualitas dan semiotika dalam “Tuhan Tak Hanya Pandai Turunkan Hujan” karya Khalish Abniswarin Oleh Hasan Aspahani “Tuhan Tak Hanya Pandai Turunkan Hujan” adalah puisi …
Di sinilah kerja kepenyairan dimulai. Rasa menjadi kata. Kata menjadi citraan. Citraan menemukan hubungan dengan kata-kata lain. Bunyi mulai bekerja. Irama terbentuk. Ada yang dibuang. …
Sebagai penyair, Husnizar di sajak ini, seakan menjadi penafsir kepedihan, menjadi cenayang bagaimana nasib malang ‘si burung balam’, anggrek (harapan, keselarasan, keindahan) itu tak hanya …